Onrop Musikal Note 4

Ketika memasuki ruangan Teater Besar (Teater jakarta sekarang namanya), saya sedikit tertegun. Gedung yang ternyata sudah dibangun lumayan lama ini sangat besar dan megah, langsung terbayang di kepala saya bagaimana pertunjukan musikal Onrop! nanti disini dengan semua cast, Orkestra, Props dan lighting…dan tentu saja sound design dan efek, hehehe.
Untuk pertamanya, kita melakukan blocking. Blocking untuk orkestra sudah ditempatkan di pit orkestra di depan stage, lalu blocking Decor dan Props di stage, lalu screen untuk visual, lalu blocking untuk semua cast dan karakter, lalu untuk saya sebagai Sound Design dan efek. 
Nah, disini letak kendala pertama saya yang pertama dan cukup besar yaitu blocking. Seperti kata pepatah, “Posisi menentukan prestasi”, hal itu berlaku juga di Onrop! Posisi saya harus berada melihat ke stage dan para pemain tanpa ada halangan apapun. Ada 2 opsi, yaitu saya berada diantara pemain orkestra lainnya di Pit atau saya berada di F.O.H. Menurut stage Manager kita Echang, saya sebaiknya berada di Pit bersama orkestra karena ruang F.O.H berada jauh dibelakang dan tertutup, hanya sedikit ada kaca untuk pandangan ke stage. Tetapi menurut pak Totom yang sudah senior selama puluhan tahun di bidang teater, beliau menyarankan saya berada di F.O.H karena saya memberikan ambience keseluruhan kepada penonton, jadi saya berada di sisi penonton.
Hal ini sudah di diskusikan 2x tetapi sampai pada saat blocking, belum ditentukan posisi saya dimana, sampai akhirnya saya berada bersama dengan orkestra di Pit. Hal ini karena ketika latihan di Nyi Ageng Serang, semua channel sudah di atur begitu juga dengan channel saya yang sudah disediakan. 
Ketika tiba saat latihan, muncul kendala baru yaitu balance. Karena saya berada di Pit orkestra, saya diberi 1 monitor yang harus di share dengan pemain keyboard, jadilah saya me-monitor semua sound efek dari depan stage. Hal ini agak fatal karena saya tidak bisa memantau bagaimana sound efek keluar yang didengar oleh penonton, jadi saya cukup meraba-raba. Bahkan partner saya Aghi sempat memberitahu saya bahwa ada yang terlalu keras, tetapi secara umum saya terdengar sangat pelan.
Selesai latihan, saya berdiskusi lagi dengan Echang dan pak Totom. Keputusannya adalah, saya diberi kesempatan melakukan ceksound sendirian besok siang hari sekalian mencoba berada di F.O.H agar saya bisa mengatur semua ambience yang didengar oleh penonton. 
Let’s see how it goes…
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.